I. PENDAHULUAN

1. LATAR BELAKANG PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

Perjalanan panjang sejarah bangsa Indonesia yang dimulai sejak era sebelum dan selama penjajahan, kemudian dilanjutkan dengan era perebutan dan mempertahankan kemerdekaan, pengisian kemerdekaan hingga kini masuk dalam era globalisasi, menimbulkan kondisi dan tuntutan yang berbeda sesuai dengan zamannya.

Perkembangan era Globalisasi dewasa ini ditandai oleh kuatnya pengaruh dari :

a. Lembaga-lembaga kemasyarakatan internasional
b. Negara-negara maju ikut mengatur percaturan politik, ekonomi, sosial budaya serta pertahanan keamanan global.
c. Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan khususnya bidang informasi, komunikasi dan transfortasi
d. Isu Demokratisasi, HAM, dan Lingkungan Hidup.

Pada akhirnya, Globalisasi tersebut akan berimbas terhadap dinamika kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, berupa :

a. Timbulnya berbagai konflik kepentingan antar berbagai pihak.
b. Semangat perjuangan bangsa telah mengalami penurunan yang sangat rendah menuju titik kritis.
c. Dunia menjadi transparan seolah-olah tanpa batas negara.
d. Perubahan struktur dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

e. Perubahan pola pikir, sikap, tindakan serta mental spiritual


Dalam rangka menghadapi dampak globalisasi dan menatap masa depan untuk mengisi kemerdekaan Indonesia, maka diperlukan perjuangan non phisik yang dilandasi wawasan kesadaran, nilai filosofis, sikap dan perilaku, persatuan dan kesatuan dalam rangka bela negara, melalui sarana kegiatan pendidikan bagi setiap WNI melalui “PENDIDIKAN PENDAHULUAN BELA NEGARA (PPBN)”, yang mencakup :

Tahap Awal > diberikan sejak dari SD hingga SLTA dan Kepramukaan
Tahap Lanjutan > diberikan di Perguruan Tinggi, dalam bentuk Pendidikan Kewiraan yang selanjutnya berkembang menjadi “ PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN”



ILMU ALAMIAH DASAR

I.PENDAHULUAN
Manusia adalah sebagai mahluk hidup yang berbeda dengan mahluk lainnya  karena akal budinya, yang disebut juga sebagai mahluk berfikir, mahluk bekerja dan mahluk sosial, memiliki hasrat ingin tahu (kuriositas) tentang benda, lingkungan dan peristiwa yang terjadi disekitarnya termasuk atas dirinya sendiri.
Dengan akal budi dan rasa ingin tahu (kuriositas) ini mendorong manusia untuk mengetahui dan menjelaskan gejala-gejala(fenomena) alam serta berusaha memecahkan masalah yang dihadapinya dan akhirnya antar sesama manusia dapat mengumpulkan pengetahuan  serta adanya saling tukar menukar pengetahuan (informasi) yang pada gilirannya berkembang pula pengetahuan yang dimiliki manusia.
Oleh karena manusia merupakan mahluk yang istimewa yang berakal budi dan rasa ingin tahunya itu, maka :
Rasa ingin tahu manusia tidak tetap sepanjang masa dan  terus berkembang.
Manusia tidak pernah dapat dipuaskan. Apabila suatu masalah dapat dipecahkan maka akan timbul masalah lain yang menunggu pemecahannya.
Manusia bertanya terus, setelah tahu apanya maka ingin tahu bagaimana dan mengapa.
Dengan demikian akhirnya manusia akan mampu menggunakan pengetahuan yang telah lama diperoleh untuk dikombinasikan dengan pengetahuan yang baru, kemudian menjadi pengetahuan yang lebih maju lagi dan berkembang sehingga terjadilah akumulasi pengetahuan. Yang kelanjutannya pengetahuan itu berkembang terus untuk memenuhi kepuasan manusia, agar hidupnya lebih mudah dan menyenangkan.



PENGANTAR  ILMU EKONOMI DAN PEREKONOMIAN INDONESIA

I.                   PENDAHULUAN

Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berdampak pada dinamika dan perkembangan peradaban dan kebudayaan manusia, maka kebutuhan dan keinginan manusia  maupun gaya hiduppun  semakin beragam pula. Dengan perkembangan yang semakin cepat tersebut tentunya juga manusia akan menghadapi perkembangan masalah yang harus dihadapi yang semakin lama semakin beragam dan komfleks.
Uraian dari sekian banyak masalah hidup yang dihadapi manusia khususnya kebutuhan dan keinginan terhadap pemenuhan atas barang dan jasa yang jumlahnya tidak terbatas, sedangkan ketersediaannya sangat terbatas, maka kondisi ini lazim disebut  sebagai“Masalah Ekonomi”.
Demikian panjang perkembangan masalah ekonomi dari masa ke masa, merupakan hal yang tak terpisahkan dan menyertai perkembangan peradaban manusia, yang pada awalnya ekonomi belum dinyatakan sebagai ilmu, tapi ekonomi hanya dinyatakan sebagai “Seni” yang mencakup : seni mencukupi kebutuhan, seni melengkapi alat peralatan (berburu, memancing, mencangkul, menanam dan lain-lain), serta seni penyisihan sebagian makanan untuk dimakan/dikonsumsi di lain saat  berikutnya.
Untuk memecahkan masalah-masalah ekonomi yang dihadapi sehari-hari, manusia haruslah bertindak dan berbuat sebagai upaya mencukupi kebutuhan dan keinginan pribadinya, disebut sebagai ‘Perbuatan Ekonomi”



ILMU ALAMIAH DASAR

I.PENDAHULUAN
Manusia adalah sebagai mahluk hidup yang berbeda dengan mahluk lainnya  karena akal budinya, yang disebut juga sebagai mahluk berfikir, mahluk bekerja dan mahluk sosial, memiliki hasrat ingin tahu (kuriositas) tentang benda, lingkungan dan peristiwa yang terjadi disekitarnya termasuk atas dirinya sendiri.
Dengan akal budi dan rasa ingin tahu (kuriositas) ini mendorong manusia untuk mengetahui dan menjelaskan gejala-gejala(fenomena) alam serta berusaha memecahkan masalah yang dihadapinya dan akhirnya antar sesama manusia dapat mengumpulkan pengetahuan  serta adanya saling tukar menukar pengetahuan (informasi) yang pada gilirannya berkembang pula pengetahuan yang dimiliki manusia.
Oleh karena manusia merupakan mahluk yang istimewa yang berakal budi dan rasa ingin tahunya itu, maka :
Rasa ingin tahu manusia tidak tetap sepanjang masa dan  terus berkembang.
Manusia tidak pernah dapat dipuaskan. Apabila suatu masalah dapat dipecahkan maka akan timbul masalah lain yang menunggu pemecahannya.
Manusia bertanya terus, setelah tahu apanya maka ingin tahu bagaimana dan mengapa.
Dengan demikian akhirnya manusia akan mampu menggunakan pengetahuan yang telah lama diperoleh untuk dikombinasikan dengan pengetahuan yang baru, kemudian menjadi pengetahuan yang lebih maju lagi dan berkembang sehingga terjadilah akumulasi pengetahuan. Yang kelanjutannya pengetahuan itu berkembang terus untuk memenuhi kepuasan manusia, agar hidupnya lebih mudah dan menyenangkan.

Previous PostOlder Posts Home